Fashion Pria Berdasarkan Kategori Gayanya

Courtesy by my own published article on: http://tz.ucweb.com/6_VfPE

Dinamika kehidupan yang terus berjalan cepat seiring dengan perkembangan zaman yang kerap mengikuti tren tanpa henti, menciptakan perubahan yang signifikan jika dibandingkan dari sistem konvensional ke modern. Begitu juga dengan industri Mode di dunia. Mode, yang sering didengar oleh khalayak umum sebagai Fashion-bisa dibilang-merupakan esensi dari kebutuhan primer yang tidak bisa dikesampingkan. Objek ini adalah kata sifat yang diemban semua orang sebagai hal yang krusial-di beberapa kalangan. Ada yang menjadikan Mode sebagai industri mata pencaharian untuk melangsungkan hidup sehari-harinya, ada yang tidak menjadikannya sebagai mata pencaharian utama tetapi sebagai hobi, dan ada yang berfikir bahwa Mode itu suatu hal yang tidak penting dan tidak patut untuk dibicarakan, tergantung dari bagaimana perspektif masing-masing orang dalam mengambil pandangannya untuk hal ini.

12027684_10207941093188542_8514407424829509479_n

Melalui artikel ini, akan diulas secara singkat dan jelas terkait pandangan Pria terhadap Mode atau Fashion berdasarkan ketiga kategori kalangan yang disebutkan di atas. Menurut orang-orang dengan kategori golongan pertama, Mode bukan hanya sekadar kebutuhan primer yang secara cuma-cuma digunakan untuk menyandangi diri, tetapi sebagai suatu pandangan vital yang dapat menghasilkan uang, serta melangsungkan hidup dari hal tersebut. Kendati demikian, oleh orang-orang dalam kalangan ini, Mode-terkadang-menjadi suatu ranah Judgement ke hal-hal sensitif lainnya seperti; gaya hidup, status sosial, taraf hidup dan pekerjaannya, impresi, dan karakteristik. Untuk para Pria dalam kategori ini menyebut Mode sebagai hal krusial yang patut mereka junjung dan lakoni untuk memberikan citra bagus untuk pribadi mereka, dan tidak bisa luput dari hal yang berbau Judgemental tersebut. Tipikal mereka yang akan menilai pribadi seseorang berdasarkan cara orang berpakaian, apakah stylish atau biasa saja. Dan, bahkan mereka akan dengan subjektif menilai status sosial serta kehidupan yang dijalani oleh orang-orang yang tidak berpenampilan menarik sesuai standarisasi gaya mereka. Pria seperti ini cenderung melakoni kehidupan mereka sebagai seseorang yang bergelut di dunia gemerlap dengan pesona mewah, digandrungi oleh ornag-orang berpenghasilan lebih, dan eksklusifitas dari segi pertemanan, orang-orang yang dikenal. Karena, pria dengan kategori ini memiliki hak istimewa untuk bisa terjun langsung ke ranah “mahal” yang didukung oleh embanan profesinya. Di setiap hari nya mereka akan dengan cermat memilah-milih pakaian-yang kerap disebut sebagai outfit-untuk bisa memberikan pesona dengan gairah yang elegan, mewah, rapi, dan eksekutif. Memiliki kecenderungan untuk selalu menggunakan barang-barang berlabel yang semua orang belum tentu bisa menggunakannya, seperti baju dan celana yang secara khusus dibuat oleh desainer ternama baik dalam maupun luar negeri, atau label internasional. Segmentasi Pria di kalangan ini, rata-rata berada di kisaran umur 29-45 tahun.

Untuk kategori kalangan Pria yang kedua, lebih umum dan sering dilakoni oleh kebanyakan Pria yang hidup biasa atau sederhana namun memiliki kegemaran dan gairah lebih untuk bisa memberikan impresi diri sebagai seseorang yang stylish. Untuk kebanyakan Pria di kalangan ini, mereka tidak mengharuskan kebutuhan akan sandangnya dipenuhi oleh barang-barang berlabel mahal. Mereka cenderung kumpulan orang-orang yang menggeluti kehidupan anak muda zaman sekarang, atau istilah nya sedang tren di masa nya. Tipikalnya mereka juga ada yang beberapa bekerja di industri yang berhubungan dengan Mode, ada juga yang tidak. Lakon hidup gaul menjadi poros acuan mereka dalam menentukan gayanya, kebanyakan mereka akan memilihnya sesuai dengan tren terkini yang sedang berlangsung di saat itu, sepetti gaya kekinian atau biasa disebut-saat ini-edgy, unik, gaul, dan nyaman sesuai dengan pendekatan masing-masing subjektif perihal gaya yang dipilihnya. Hampir serupa dengan tipe Pria di kategori pertama, gelut kehidupan dengan pesona glamor juga-terkadang-dimiliki mereka. Namun, perbedaannya hanya terletak pada sisi segmentasi dan juga networking nya saja. Kisaran umur untuk kategori ini diantara 17-28 tahun.

Bahasan terkait kategori terakhir lebih menuju ke lakonan hidup yang sederhana. Tidak menjadikan Mode atau Fashion sebagai esensi dan prioritas utama dalam memberikan impresi dan gaya. Biasanya Pria yang menentukan gayanya dalam kategori ini adalah mereka yang tidak peduli dengan tampilan sehari-harinya,, hanya menjadikan Mode sebagai siasat andal untuk-setidaknya-berpakaian rapi, layak, dan sopan. Mereka lebih mengacu pada prinsip Kenyamanan dibandingkan tren Mode dengan segala macam jenis dan tampilannya. Keterlibatan mereka akan dunia glamor dengan pesona mewah dan gaul pun juga tidak digandrungi oleh semua Pria dalam kategori ini. Biasanya mereka yang bekerja aktif dalam rutinitas membosankan yang monoton akan secara tidak sadar melakoni gaya hidup dalam kategori ini. Kisaran umur untuk Pria dalam hal ini berkisar diantara umur 21 hingga lebih dari 50 tahun. Persis sama dengan Pria yang berada pada kategori satu dan dua, tetapi kembali lagi ke hal yang didasarkan pada penentuan gaya hidup yang dipilihnya.

Mode aau Fashion adalah sebuah seni yang bersifat penting, yang bukan lagi hanya sekadar kebutuhan, tetapi juga gaya hidup. Semua arti yang dimiliki berbeda-beda di setiap orang tergantung dari preferensi dan perspektifnya masing-masing. Melalui artikel ini, mulailah dengan cermat menentukan mana yang menjadi kategori andalanmu untuk dilakoninya sehari-hari.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s